Pages

Sahabat ku


Waktu berlalu dengan cepat

Keadaan menjadikan waktu melaju cepat
Kisah ini akan selalu ku ingat
Kisah kita dulu dan sekarang
seiring waktu, tawa dan tangis menjadi saksi
Sakit yang kita rasa

Air mata yang kita teteskan

Hardikan yang kita teriakkan

Ingat kah kalian, Bagaimana kerasnya hatiku dulu?
Keras kepalanya aku?
Bagaimana aku membantah nasehat kalian?
Bagaimana sepinya hidupku?
Bagaimana kacaunya keadaan ku?
Saat itu tidak ada satupun yang mengulurkan tangan padaku
Tapi kalian datang dan tak pernah meninggalkan ku.



Duhai sahabat, teman sejati
Aku disini terus mengingat
Kenangan yang kita perbuat
Tawa yang kita deraikan

Gumpalan awan di langit biru pun
Bercerita tentang kisah kita



Warna pelangi di langit biru
Hanya jadi saksi bisu
Saksi kisah perjalanan kita   

Saat perbedaan jadi keindahan



Pertemuan kita tak pernah terduga

Perpisahan pun jadi saksi bisu

Kepergian satu sahabat menjadi penambah luka

Teriakan kita di pusaranya

Tanah merah itu, menjadi saksi luka yang kita rasa

Oh sahabat…

Laut pun ikut bercerita
Tentang kita, Tentang kisah kita
Dengarkan lah, dengarkan lah wahai sahabat

Jarak kita memang terpisah

Namun, Rindu kita, tetap sama

Unknown

Penulis biasa yang masih harus banyak belajar.

No comments:

Post a Comment